ENGELS ANTI DUHRING PDF

Dia meyakini bahwa ada elemen-elemen yang membangun sebuah sistem filsafat. Dia menamai rangkaian elemen tersebut sebagai prinsip-prinsip pengetahuan. Prinsip-prinsip pengetahuan terdiri dari tiga unsur, yaitu 1 skema umum tentang alam semesta; 2 sains tentang kaidah alam; dan 3 ilmu pengetahuan tentang umat manusia. Dari antara ketiganya, poin no. Skema umum tentang alam semesta disebut juga sebagai skema dunia. Dengan kata lain, skema dunia adalah aksioma dari filsafat versi Herr Duhring.

Author:Samulkree Fenrilrajas
Country:Jordan
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):6 June 2010
Pages:205
PDF File Size:6.78 Mb
ePub File Size:7.6 Mb
ISBN:620-6-67091-321-3
Downloads:67231
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Arasar



Dia meyakini bahwa ada elemen-elemen yang membangun sebuah sistem filsafat. Dia menamai rangkaian elemen tersebut sebagai prinsip-prinsip pengetahuan. Prinsip-prinsip pengetahuan terdiri dari tiga unsur, yaitu 1 skema umum tentang alam semesta; 2 sains tentang kaidah alam; dan 3 ilmu pengetahuan tentang umat manusia.

Dari antara ketiganya, poin no. Skema umum tentang alam semesta disebut juga sebagai skema dunia. Dengan kata lain, skema dunia adalah aksioma dari filsafat versi Herr Duhring. Jika demikian, apa pengertian skema dunia menurut Herr Duhring? Bagaimana Engels mengkritik pandangan ini? Lalu, apa tawaran alternatif yang dia sediakan? Pengertian Skema Dunia Segala keberadaan being adalah satu. Kesatuan ini bersifat mandiri self-sufficient karena ia tidak bisa bercampur dengan apa pun di luar dirinya.

Sekali kita menautkan sesuatu pada dirinya, maka dia bukan lagi dia. Kesatuannya harus murni dan steril dari bentuk dualitas apa pun. Keseluruhan alam pikiran dan kesadaran pun membawa dirinya pada kesatuan ini. Kesatuan ini merupakan puncak sintesis dari segala ide yang tidak dapat lagi dipecah.

Segala realitas dan keberadaan bersatu dalam kesatuan. Inilah pemahaman Herr Duhring tentang skema dunia, yaitu sistem pembentuk pikiran. Menurut catatan Engels, pemahaman Herr Duhring mengenai skema dunia ini berasal dari penerapan prinsip matematika. Kinerja prinsip matematika adalah setiap pertanyaan harus jelas secara aksiomatik dalam kesesuaian dengan bentuk dasar yang paling sederhana. Karena itulah, Herr Duhring beranggapan bahwa skema dunia adalah bentuk paling awal dari pikiran dan kesadaran manusia.

Menurut Engels, aksioma ini adalah tautologi karena subjek segala keberadaan ada pada predikat satu , begitu juga sebaliknya vice versa. Konsekuensi dari pandangan ini, kita mesti memahami realitas dunia sebagai sebuah universalitas yang homogen. Dalam hal ini, Engels mengatakan bahwa pandangan ini tidak benar karena dua alasan. Pertama, pemahaman itu lahir begitu saja tanpa sintesis. Proses sintesis penting karena, dalam tulisan sebelumnya, Engels sudah mengatakan bahwa alam selalu bergerak.

Progresivitas tiada akhir ini lahir karena alam terdiri dari dua atau beberapa kutub yang saling bertentangan, namun saling menyusupi satu sama lain. Agar alam bisa dipahami, maka hanya sintesis yang dapat membimbing manusia pada pengetahuan yang tepat mengenai alam. Dengan demikianlah, Engels tiba pada kesimpulan bahwa alam selalu bekerja dengan cara dialektis. Jelas, Engels menolak pandangan ini.

Namun, Herr Duhring tidak menyediakannya. Dia bukan lagi produk dari dialektika. Konsekuensinya, dia kebal terhadap hukum gerak alam. Bagi Engels, kondisi ini tidak mungkin terjadi. Untuk mengelaborasi kedua alasan di atas, Engels memberikan sebuah contoh. Lalu, bagaimana kita mendapat penjelasan mengenai kelenjar susu sapi dari sebuah sikat sepatu? Setiap usaha dan keinginan untuk mencocokkan realitas dengan identitas sebuah pikiran atau ada being , kata Engels, merupakan sebuah igauan dan fantasi absurd dari seorang yang bernama Hegel.

Tawaran Engels: Kuantitas Menuju Kualitas Kita mampu memahami kesatuan ide hanya dalam kondisi eksis. Sesuatu objek dapat kita pahami sebagai kesatuan, jika dia ada eksis terlebih dahulu. Kalau pun kesatuan dari ide ada, maka dia akan selalu berangkat dari kondisi material. Jika kita memahami ada being terlepas dari kondisi nyata realitas, konsekuensinya adalah kualitas dari setiap objek akan lenyap. Kita tidak akan mampu membedakan hakikat antara warna hitam dan putih. Sebab, ujung-ujungnya mereka akan satu jua.

Seluruh komponen alam semesta menjadi sebuah entitas yang tidak memiliki perbedaan. Karena tidak memiliki perbedaan internal, maka dunia versi Herr Duhring adalah dunia yang statis. Absennya perbedaan menandakan absennya gerakan. Akibatnya, proses menjadi becoming pun absen juga. Padahal, karena alam bekerja secara dialektis, maka dalam diri setiap entitas penyusun alam selalu hadir keberagaman, kelembaman dan perubahan.

Cara berpikir ini sangat kental dengan nuansa Hegelian. Pada dasarnya, Herr Duhring adalah plagiat dari Hegel, khususnya tentang Logika. Hegel memang berpendapat bahwa realitas bermula dari sebuah keberadaan idealisme. Lalu, keberadaan ini akan berakhir pada ketiadaan. Di antara keberadaan dan ketiadaan terjadi sebuah transisi, yaitu proses menjadi.

Transisi itu meliputi perubahan kualitatif menjadi kuantitatif, yaitu dari ide abstrak kualitatif menjadi sebuah entitas tertentu kuantitatif. Tentu saja, Engels melawan pemahaman ini. Manusia bisa memahami sesuatu karena sesuatu tersebut telah eksis terlebih dahulu bersifat material. Dari kondisi itulah, manusia akan mengabstraksi sebuah gagasan, ide, atau pengetahuan. Karena pengetahuan datang dari interaksi manusia dengan lingkungan materialnya, maka di luar itu tidak ada pengetahuan.

Jadi, Engels pun membalik konsep Hegel, yaitu dari kuantitas menuju kualitas. Lalu, apakah Engels menolak perubahan kualitas menuju kuantitas? Engels berposisi bahwa kuantitas bisa bertransisi ke kuantitas dan vice versa. Paham ini berkeyakinan bahwa realitas konkret adalah pantulan dari sebuah Ide. Dalam hal ini, Ide sudah diyakini ada melebih dari segala yang ada. Karena berperan sebagai sumber, maka seluruh entitas di bawahnya akan selalu mengikuti Ide ini.

Ide mendikte segala sesuatu sehingga seturut dengan dirinya. Kemudian, Ide yang bersifat kualitatif ini, lewat satu dan lain cara, menjelmakan diri menjadi realitas kuantitas. Kurang lebih, inilah posisi Herr Duhring. Namun, persoalannya terletak pada pembuktian asal-usul dari Ide ini. Jika Ide diyakini ada sejak sebelum segala sesuatu ada, bagaimana kita memverifikasinya? Bagaimana kita membuktikan keberadaan sesuatu yang sudah ada sejak dari kekekalan? Kurang lebih, inilah kritik Engels terhadap filsafat Herr Duhring.

Sebuah pengetahuan, menurut Engels, justru harus jernih dari mana datangnya. Dalam hal ini, Engels mengatakan bahwa pengetahuan harus bermula dari kondisi eksis. Setelahnya, kita dapat melakukan abstraksi. Herr Duhring mengatakan bahwa kualitas yang satu akan menghasilkan kuantitas realitas. Sebaliknya, Engels berpendirian bahwa kuantitas sebagai pencipta dari kualitas dan sebaliknya.

CRONICA DEL PERU PEDRO CIEZA DE LEON PDF

Anti-Duhring: Herr Eugen Duhring's Revolution in Science

There was no question of using force, force was employed only against the remnants of communal property in England in the eighteenth and nineteenth centuries, in Germany chiefly in the nineteenth century. InFriedrich Engels was born in Germany into a wealthy family. Petter rated it liked it Jul 18, As shown by the collapse of the Soviet Unionit turns out a capitalist culture of war is more efficient than a socialist culture of war. Where communal ownership gave rise to private ownership of land by individual peasants, the division among the members of the community took place purely spontaneously up to the sixteenth century; it was mostly a very gradual process and remnants of communal property generally continued to exist. These are of great importance for those who struggle for revolution, explaining how things change as a result of human action, not because of divine intervention. Brameld — — Ethics 46 1: Sep 16, Scott Bisset rated it it was amazing.

GARCIA MARQUEZ DOCE CUENTOS PEREGRINOS PDF

Anti-Dühring

.

DEDOS HIPOCRATICOS PDF

Anti-Dühring

.

GUIDA TURISTICA TENERIFE PDF

Herrn Eugen Dühring's Umwälzung der Wissenschaft

.

Related Articles